PENGAMBILAN SUMPAH JABATAN & PELANTIKAN PANITERA DAN PANITERA MUDA HUKUM PENGADILAN NEGERI WONOGIRI

04 Mar

553
Written by admininistrator

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

WONOGIRI-PN Wng Pada Hari Jum’at tanggal 01 Maret 2019, Pengadilan Negeri Wonogiri Kelas IB telah mengadakan Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Panitera & Panitera Panitera Muda Hukum yang bertempat di Ruang Sidang Cakra Pengadilan Negeri Wonogiri Kelas IB .

Adapun Pejabat yang dilantik yaitu :

  1. Bapak MUHAMMAD, S.H., M.H. menjadi Panitera pada Pengadilan Negeri Wonogiri, sebelumnya menjabat sebagai Wakil Panitera pada Pengadilan Negeri Pati.
  2. Ibu HARMASTUTI, S.H. menjadi Panitera Muda Hukum pada Pengadilan Negeri Wonogiri, yang sebelumnya menjabat sebagai Panitera Pengganti pada Pengadilan Negeri Wonogiri.

Pejabat yang mengambil sumpah dan melantik adalah Ketua Pengadilan Negeri Wonogiri, Bapak MOHAMMAD ISTIADI , S.H., M.H. yang di hadiri oleh  Para Hakim, Seluruh Pegawai Pengadilan Negeri Wonogiri dan Tamu undangan dari Pengadilan Negeri Pati.

Acara pengambilan sumpah diakhiri dengan Foto bersama dan dilanjutkan ucapan selamat dari semua hadirin di awali oleh Ketua Pengadilan Negeri Wonogiri, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Wonogiri, Hakim, Bapak Sekretaris dan diikuti oleh para Karyawan dan Karyawati Pengadilan Negeri Wonogiri beserta tamu undangan yang lain.

Pelantikan 1

Pelantikan 2

Pelantikan 3

Peantikan 4

Pelantikan 5

Pelantikan 6

SIRAMAN ROHANI PN WONOGIRI (JUJUR ADALAH JALAN KEBERUNTUNGAN DAN KEMULIAAN)

18 Feb

660
Written by admininistrator

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

WONOGIRI-PN Wng Dalam rangka untuk mempertebal keimanan kita kepada Alloh SWT bertempat di mushola NUR RACHIM Kantor Pengadilan Negeri Wonogiri di adakan pengajian rutin yang di ikuti oleh Bapak Ketua Pengadilan Negeri Wonogiri, Bapak Wakil Ketua, Para Hakim dan seluruh pegawai. Pengajian tersebut di buka oleh Takmir Mushola Nur Rachim Bapak H. Suyudi kemudian di lanjutkan dengan materi siraman rohani yang di sampaikan oleh Kyai Haji Marsyam, S.Sos.

Siraman Rohani 18 02 2019

Berikut kajian singkat yang dapat dipetik dari pengajian rutin pada pagi hari ini :

Alhamdulillah. Segala puji hanya milik Alloh SWT, tiada yang kuasa menandingi keagungan-Nya. Dialah Alloh yang menciptakan alam semesta dan segala isinya serta mencukupi rezeki seluruh makhluk-Nya. Sholawat dan salam semoga selalu terlimpah kepada kekasih Alloh, baginda nabi Muhammad SAW.

Rosululloh SAW. bersabda, “Hendaklah kalian jujur, karena kejujuran itu menunjukkan kepada kebaikan. Dan, kebaikan menunjukkan jalan menuju surga.” (HR. Bukhori).

Saudaraku, mengapa masih saja ada pedagang yang diam-diam mengurangi takaran, mencurangi timbangan. Mengapa masih saja ada pegawai yang diam-diam menggelapkan anggaran. Mengapa masih saja ada pengusaha yang diam-diam memberi suap atau sogokan, dan mengapa masih saja ada oknum pejabat yang leluasa saja menerimanya.

Jawabannya adalah karena orang-orang seperti ini tidak yakin kepada Alloh. Tidak yakin kepada Dzat yang Maha Mengetahui, Maha Mendengar dan Maha Melihat. Sehingga ia berani berbuat tidak jujur.

Padahal kejujuran adalah bukti kemuliaan seseorang. Kejujuran adalah cermin dari kebeningan hati. Orang yang selalu berusaha jujur di dalam hidupnya baik dalam niat, ucapan dan perbuatan, bisa dipastikan memiliki moral yang baik dan akhlak mulia. Bahkan, di dalam Al Quran disebutkan bahwa Alloh akan menyandingkan orang-orang jujur dengan para nabi, para syahid dan orang-orang sholeh.

Alloh SWT. berfirman, “Barang siapa taat kepada Alloh dan rasul-Nya, mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang diberi nikmat oleh Alloh : yaitu para nabi, orang-orang yang jujur, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang shaleh..” (QS. An Nisaa [4] : 69).

Siapapun menyukai kejujuran. Seorang atasan akan suka pada karyawannya yang jujur. Rakyat akan cinta pada pemimpinnya yang jujur. Seorang suami atau istri akan sayang kepada pasangannya yang jujur. Pembeli akan senang kepada pedagang yang jujur. Fitrah manusia itu mencintai kejujuran.

Hal yang sangat berharga sebagai buah dari kejujuran adalah rasa tenang. Padahal ketenangan adalah hal yang tidak bisa dinilai dengan materi. Apa gunanya harta kekayaan yang berlimpah jika berasal dari ketidakjujuran. Yang akan lahir hanyalah resah dan gelisah, takut jika sumber kekayaannya terbongkar. Sedangkan jika rasa resah dan gelisah sudah ada di dalam hati, maka rumah yang luas pun hanya akan terasa bagai penjara. Hati terasa sempit.

Sebaliknya, orang yang jujur selalu tenang, karena yang ia genggam adalah embun kebenaran, bukan bara ketidakjujuran. Ketenangan mengantarkan pada kebahagiaan. Meskipun hidup alakadarnya, orang yang jujur akan senantiasa diliputi rasa tenang dan kebahagiaan. Rumah yang sederhana terasa luas, dengan jiwa yang lapang dan hati yang tentram.

Rosululloh SAW. bersabda, “..maka sesungguhnya kejujuran adalah ketenangan, dan kebohongan adalah keraguan..” (HR. Turmudzi).

Rosululloh SAW. juga bersabda, “..Janganlah kalian berdusta, karena dusta akan mengantarkan pada kejahatan, dan kejahatan akan membawa ke neraka.” (HR. Bukhori dan Muslim).

Oleh sebab itu, marilah kita berlomba-lomba menjadi pribadi-pribadi yang jujur. Demi Alloh, kejujuran adalah jalan menuju keberuntungan. Kejujuran adalah jalan menuju kemuliaan sejati. Kejujuran ciri dari tauhid yang kuat dan keyakinan yang lurus kepada Alloh SWT.